Beranda Kabar Wisata Kuliner Yuk Kontrol 5 Makanan di Musim Lebaran Ini Agar Tidak Memicu Kekambuhan...

Yuk Kontrol 5 Makanan di Musim Lebaran Ini Agar Tidak Memicu Kekambuhan Penyakit

0

BANYUWANGI – Lebaran berarti hari kemenangan bagi umat Muslim yang sudah berpuasa selama sebulan penuh.

Namun perayaan Hari Raya bukan berarti balas dendam karena sudah puasa selama satu bulan, sehingga khilaf mengkonsumsi banyak makanan. Tanpa disadari beragam makanan yang tidak sehat bisa menjadi pemicu penyakit.

Sudah umum kita ketahui lebaran identik dengan berbagai makanan lezat dan menggiurkan. Namun karena kelezatannya itu bisa menyebabkan tubuh terkena penyakit. Oleh karena itu, kita perlu mengantisipasinya dengan menghindari beberapa makanan penyebab penyakit.

Mari kita simak makanan yang bisa memicu kambuhnya penyakit berat di bawah ini. Mungkin saja bisa menginspirasi untuk menghidangkan wajah baru sajian di meja makan untuk keluarga.

1. Jeroan
Jeroan hewan adalah makanan yang menjadi favorit sebagian besar masyarakat Indonesia. Ati, ampela, dan lainnya merupakan makanan yang sangat menggiurkan. Lihat saja banyaknya olahan jeroan dalam hidangan seperti gulai, tongseng, hingga soto.

Padahal, jeroan mengandung jumlah kolesterol dan purin yang tidak sedikit. Dalam 56 gram jeroan saja, ada 105 mg kolesterol atau 36 persen dari seluruh AKG (angka kecukupan gizi).

Artinya, ketika kadar kolesterol berlebih dalam tubuh, bisa menjadi sumber penyakit lainnya mulai dari jantung, darah tinggi, hingga stroke.

2. Olahan Daging Kambing
Makanan penyebab penyakit yang selanjutnya juga harus dihindari adalah olahan daging kambing. Lantaran biasanya kita sering menemui hidangan olahan daging kambing seperti sate, tengkleng, rica-rica, hingga krengsengan.

Berdasarkan studi dari Harvard School of Public Health menyebutkan bahwa konsumsi daging meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Terlebih, apabila tidak diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur.

3. Emping
Walaupun hanya sebagai cemilan sampingan, kita perlu waspada jika mengonsumsi emping. Hal ini dikarenakan emping yang terbuat dari buah melinjo yang ditumbuk hingga halus, dikeringkan, dan digoreng dengan minyak ini mengandung kalori sebesar 345 kkal dan purin sebesar 200 mg.

Kandungan purin inilah yang sebaiknya dihindari penderita asam urat.

4. Fast Food
Tak perlu diragukan lagi jika menu-menu fast food ini sudah menjadi favorit keluarga.
Faktanya, mereka yang sering mengonsumsi makanan cepat saji biasanya memiliki kolesterol tinggi, tumpukan lemak di perut, dan gula darah yang tidak stabil.

5. Makanan/Minuman Manis
Seringkali menjadi kudapan favorit semua kalangan. Pasalnya, disajikan dengan kandungan rasa yang manis.

Biasanya saat Lebaran, ada banyak deretan kue kering manis, cake, es krim, dan kudapan manis lainnya dengan kandungan gula tinggi.

Hal ini menjadi penyebab faktor risiko munculnya diabetes, obesitas, hingga jantung.

Setelah mengacu penjelasan di atas, mari kurangi mengkonsumsi 4 hidangan tersebut walaupun masih dalam momen lebaran hingga kini. Minggu, (16/5/21)

(AR)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here