Beranda Kabar Wisata Usulkan TWA Kawah Ijen Siap Masuk Geopark UNESCO

Usulkan TWA Kawah Ijen Siap Masuk Geopark UNESCO

0
Gambar: www.eljohnnews.com

BANYUWANGI – Pemerintah pusat mengambil langkah untuk mengusulkan secara resmi Geopark Ijen agar menjadi bagian UNESCO Global Geopark (UGG) atau jaringan geopark dunia. Hal tersebut dilakukan melalui Komisi Nasional Indonesia untuk United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau KNIU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KNIU Kemendikbud).

Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Banyuwangi mengungkapkan, bahwa pihaknya bersyukur karena sudah ada kordinasi dan dukungan dari pemerintah pusat, melalui Ketua Harian KNIU Kemendikbud dan Prof Arief Rachman yang telah memfasilitasi surat pengajuan tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan KNIU. Surat sudah dikirimkan ke Sekretariat International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO di Paris. Terima kasih kepada Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa dan jajaran Kemendikbud yang telah mendorong dan membantu kami menyiapkan semua ini,” ujar Bupati Anas, (5/8).

Dengan ikut bergabung bersama UGG ke depan, maka UNESCO juga akan ikut mempromosikan Banyuwangi sebagai bagian dari jaringan geopark dunia. Dengan begitu UNESCO akan mengatrol posisi Banyuwangi sebagai destinasi yang kaya akan pesona alam dan budayanya. Juga secara otomatis ada upaya peningkatan keterlibatan masyarakat lokal dalam melindungi dan menjaga kekayaan alam di wilayah situs geopark tersebut.

”Sejumlah bukti telah menunjukkan, setelah masuk UGG, jumlah orang yang ingin datang semakin besar, termasuk dari kalangan internasional. Tentu ujungnya adalah menggerakkan ekonomi lokal, terus membuka lapangan pekerjaan melalui sektor-sektor turunan yang tumbuh, seperti olahan pangan, UMKM, seni pertunjukan, jasa transportasi, dan sebagainya,” ungkap Anas.

Sementara itu, Prof Arief Rachman mengatakan akan segera memfasilitasi Banyuwangi guna menyelesaikan proses administrasi dokumen seperti yang disyaratkan UGG.

Dikutip dari www.banyuwangikab.go.id Prof Arif Rachman menyatakan akan membantu untuk segera menyelesaikan terkait dengan penyampaian dokumen. “Akan segera kami selesaikan letter of intent terkait penyampaian dokumen. Kami akan bantu siapkan ini,” ujar Arief dalam rakor secara virtual yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (4/8).

Arief juga mengapresiasi Banyuwangi yang mengembangkan sustainable tourism. “Kami berpesan agar fasilitas fisik yang akan dibangun terkait geopark jangan sampai merusak keaslian geopark, karena Unesco sangat memperhatikan keaslian geopark,” kata Arief.

Dalam rangka penominasian situs Geopark Ijen, Banyuwangi sendiri terus menyiapkan dokumen aplikasi dossier yang memuat informasi dan deskripsi ilmiah terkait potensi warisan geologi dan geo-konservasi, serta program peningkatan kapasitas masyarakat yang ada di sekitar wilayah Geopark Ijen.

Karakteristik utama yang diunggulkan dari situs Geopark Ijen adalah keelokan kawasan Gunung Ijen yang mengedepankan tiga komponen pariwisata, yaitu wisata geologi, biologi, dan budaya.

Anas juga mengapresiasi kerja penyusunan dokumen yang melibatkan peran banyak pihak. “Kami juga berterima kasih khusus kepada Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif yang terus mendorong Banyuwangi menjadi kawasan geopark sejak tahun 2018,” kata Anas.

Banyuwangi sendiri telah ditetapkan sebagai geopark nasional sejak 2018. Sebelumnya, Gunung Ijen juga telah ditetapkan sebagai jaringan Cagar Biosfer dunia oleh UNESCO lewat sidang International Coordinating Council UNESCO di Peru, pada 2016 lalu. (*)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here