Beranda Kabar Terkini Tips Melakukan Isolasi Mandiri Di Rumah Jika Dinyatakan Positif COVID-19

Tips Melakukan Isolasi Mandiri Di Rumah Jika Dinyatakan Positif COVID-19

0
Sumber foto : Kemenkes

BANYUWANGI – Perlu kita ketahui bersama jika tahun ini seluruh masyarakat perlu menyadari dan mewaspadai bahwa kita sudah memasuki fase hidup berdampingan dengan virus Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan semakin meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia.

Beberapa gejala yang diraskan oleh pasien Covid-19 seringkali dianggap sepele dan menjadi hal yang tidak serius. Pasalnya, gejala yang timbul seperti penyakit flu, demam, dan batuk pada umumnya. Hanya saja yang paling membedakan adalah munculnya sesak nafas, demam selama 14 hari berturut-turut, dan pasien tak bisa mencium aroma sekaligus hilangnya perasa.

Untuk membuktikan kondisi tubuh seseorang, maka perlu dilakukan SWAB PCR dan mengecek kondisi saturasi oksigen dengan alat oksimeter. Itulah perbedaan yang mencolok antara virus Influenza dengan Covid-19.

Ingin mengetahui juga perbedaan dari gejala tiga varian baru Covid-19?
https://media9.co.id/waspada-dan-kenali-gejala-tiga-varian-baru-virus-covid-19-ini/

Dikutip dari News Medical Life Sciences dalam artikel kesehatan.kontan.co.id, saturasi oksigen mengukur persentase oksihemoglobin (hemoglobin yang terikat oksigen) dalam darah. Dikatakan normal SaO2 untuk orang dewasa, yakni mulai 95 – 100%.

Dengan begitu, bagi pasien yang dinyatakan terpapar positif Covid-19 dengan gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah dengan pantauan dokter dari jauh.

Dikutip dari Kemenkes beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pasien Isoman selama di rumah adalah sebagai berikut.

1. Menyediakan oksimeter dan thermometer untuk mengukur kadar oksigen dalam darah dan subuh badan dengan frekuensi pengecekan selama dua kali sehari, yakni setiap pagi dan malam menjelang istirahat.

2. Selalu mengenakan masker walaupun di dalam rumah, ketika caring, dan melakukan aktivitas sederhana lainnya, serta rutin membuangnya di tempat khusus.

3. Rutin mengkonsumsi obat dan vitamin, serta makan-makanan yang bergizi.
https://media9.co.id/cobalah-konsumsi-asupan-makanan-vitamin-di-bawah-ini-saat-darurat-covid-19/

4. Manfaatkan sosial media kesehatan dan hindari berinteraksi dengan siapapun. Kalau memang darurat, pasien harus menjaga jarak sangat jauh dari lainnya.

5. Konsultasi dengan dokter atau perawat via online dan saling kontak dengan mantan penderita Covid-19.

6. Jika dalam satu rumah dengan keluarga, pisahkan kamar, alat makan, alat mandi, dan jaga jarak 2 meter dari anggota lainnya.

7. Jaga kesehatan dan kebersihan rumah dengan melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala, serta sering mencuci tangan jika setelah memegang benda apapun.

8. Selalu berjemur dengan rentang waktu selama (15-30 menit).

9. Jika dirasa penyakit semakin parah, segera hubungi faskes untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

10. Selalu berpikir positif untuk menciptakan sugesti yang baik demi menciptakan imun tubuh yang sehat.

Senin, (16/8/21).

(AnnisaR)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here