Beranda Kabar Terkini Tinjau Proses Identifikasi, Menhub Apresiasi Kinerja RS Polri

Tinjau Proses Identifikasi, Menhub Apresiasi Kinerja RS Polri

0

Media9.co.id – Menteri Perhubungan(Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kerja keras para petugas di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, dalam melakukan indentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu lalu (9/1/2021). Apresiasi ini disampaikan Menhub di sela-sela kunjungannya ke RS Polri pada Selasa siang (12/1/2021). Kunjungan Menhub di RS Polri untuk meninjau proses identifikasi korban.

“Saya mengapresiasi RS Polri yang secara sistematis melakukan proses identifikasi jenazah korban yang menurut saya sangat professional. Tentunya harapan Bapak Presiden untuk memberikan pelayanan maksimal dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Menhub.

Menhub menjelaskan dari 62 sampel DNA dari keluarga korban, baru 56 sampel yang telah diterima RS Polri, tinggal 3 sampel yang rencananya akan diserahkan pihak keluarga korban pada hari ini. 62 sampel DNA itu sesuai manifest yang ada di SJ-182.

“Saat ini juga telah diterima sekitar 60 kantong jenazah yang berisi bagian dari tubuh korban. Ini menunjukkan Tim Gabungan dan juga RS Polri melakukannya dengan cepat dan tidak terlalu lama,” ungkap Menhub.

Bukan hanya proses identifikasinya, Menhub juga mengapresiasi RS Polri dalam hal pelayanan kepada keluarga korban, seperi pendampingan, penyediaan makanan, fasilitas menunggu yang memadai dan tes rapid antigen.

Lebih lanjut Menhub meminta kepada Sriwijaya Air untuk terus mendukung sepenuhnya proses lanjut yang dilakukan RS Polri. Kemudian, Menhub juga meminta Jasa Raharja agar mempercepat pemenuhan hak keluarga korban.

“Menurut catatan, hari ini akan ada pemberian santunan yang akan dilakukan terhadap 1 orang korban pramugara yang sudah berhasil diidentifikasi,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Menhub menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang telah mendukung dalam proses pencarian, identifikasi maupun pendampingan psikologi terhadap para keluarga korban. Menhub menyebut ini menjadi bukti kekompakan antara pemerintah dan masyarakat dalam situasi krisis menghadapi musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. (www.eljohnnews.com )

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here