Beranda Kabar Desa Kabar Tani Sistem Tumpang Sari Beri Petani Keuntungan Berlipat 

Sistem Tumpang Sari Beri Petani Keuntungan Berlipat 

0

Banyuwangi – Aktifitas bercocok tanam (bertani) sebenarnya dapat memberikan keuntungan berlipat bagi petani jika dilakukan pola tanam yang benar. Salah satu caranya ialah dengan menerapkan sistem tumpang sari pada lahan yang akan dicocok tanami.

Selama ini, masih banyak petani yang hanya menanami lahannya dengan satu jenis tanaman saja. Alhasil, keuntungan yang diperoleh juga hanya dari satu komoditas itu saja.

Namun berbeda dengan petani biasanya, petani di Desa Sumber Kencono Kecamatan Wongsorejo menanami lahan persawahannya dengan tiga jenis tanaman sekaligus atau menggunakan sistem tumpang sari.

Seperti yang dilakukan Taufik Setiawan (24) yang menanami lahannya seluas 1 hektare dengan tanaman jagung, cabe rawit dan kacang panjang. “Ini memberikan keuntungan besar, khususnya bagi petani dengan lahan terbatas,” kata Taufik saat ditemui Media9.

Dari satu hektar sawah yang dimilikinya, Taufik mengaku memperoleh keuntungan yang besar dari tiga jenis komoditas pertanian yang ditanamnya tersebut.

“Dari cabe rawit saja, perbulan saya bisa dapat Rp 9 juta saat harga Rp 12.500 perkilo. Jika harganya melonjak, ya bertambah besar keuntungan yang saya dapat. Itu belum ditambah penghasilan dari kacang panjang dan jagung,” ungkapnya.

Selain memberikan keuntungan berlipat, pola tanam tumpang sari juga menghindarkan petani dari gagal panen. Sebab, ketika satu jenis tanaman rusak, masih ada tanaman lainnya yang bisa dipanen.

“Dengan sistem Tumpang Sari ini, maka petani disini tidak akan takut tidak memiliki penghasilan, karena jika ada masa gagal panen satu komoditas, petani dapat panen dengan komoditas yang lainya”, kata Taufik.

Oleh sebab itulah, Taufik juga mengajak petani setempat untuk mengembangkan pola tanam tumpang sari, agar hasil panen yang diperoleh berlipat ganda. (Mef)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here