Beranda Kabar Wisata Kuliner Satu Lagi Kuliner Khas Warga Osing, Sego Lemang

Satu Lagi Kuliner Khas Warga Osing, Sego Lemang

0

Banyuwangi – Untuk urusan makanan, barangkali, Banyuwangi sulit untuk dikalahkan. Selain cita-rasanya yang khas, masyarakat Osing Banyuwangi ternyata juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang luar biasa. Salah satu kuliner khas warga Osing yang sejak tiga tahun lalu kembali diangkat dan diperkenalkan secara luas kepada publik adalah ‘Sego Lemang’.

Kuliner tradisional khas warga Osing Desa Banjar, Kecamatan Licin, ini berupa nasi yang dimasak dengan cara digulung dengan daun pisang yang didalamnya diisi dengan daging ayam yang dicincang dan dicampur ikan tuna atau ikan asin. Gulungan nasi tersebut kemudian dimasukkan kedalam bilah bambu dan dibakar. Paduan aroma daun pisang dan bau asap dari pembakaran bambu yang terperangkap didalam Sego Lemang menghasilkan cita-rasa nasi yang khas, gurih dan sedap.

Menurut tokoh masyarakat setempat, Sego Lemang biasanya khusus dibuat dan disajikan untuk acara selamatan kampung, sebagaimana halnya kuliner khas Pecel Pitik yang biasa dibuat oleh warga Osing Desa Kemiren. Menurut para tokoh, konon Sego Lemang adalah makanan yang biasa dijadikan bekal oleh para gerilyawan saat maju ke medan perang melawan penjajah. Pada saat berjuang merebut kemerdekaan, banyak warga yang turut berjuang dan bersembunyi di hutan. Saat di hutan itulah mereka membuat Sego Lemang untuk bertahan hidup.

“Ini menarik. Kalau kita padukan antara cita-rasa kulinernya yang khas, kisah historis dan potensi alam Desa Banjar yang indah, ini akan menjadi paket wisata yang komplit. Kami optimis akan banyak wisatawan yang berkunjung ke Desa Banjar,” kata Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, saat menghadiri Festival Sego Lemang dan Koli Uthek. (b)

- Advertisment -

Tinggalkan Komentar