Beranda Kabar Lainnya Ribuan Hektar Lahan Kritis Di Kabupaten Jember

Ribuan Hektar Lahan Kritis Di Kabupaten Jember

0

Media9 Jember – Ribuan hektar lahan di Jember kritis, selain berada di wilayah lereng Gunung Argopuro, kawasan lahan kritis itu juga tersebar di wilayah lereng Gunung Raung dan beberapa pegunungan di wilayah Kabupaten Jember.

Lahan kritis  tersebut menjadi salahs atu faktor  pemicu longsor dan banjir di kawasan Kabupeten Jember. Salah satunya berada di Desa Pakis, Kecamatan Panti Jember. Di kawasan ini setidaknya hektaran lahan kritis yang berlokasi di kemiringan cukup terjal kawasan kaki Gunung Argopuro.

Untuk mengantisipasi lahan kritis dari ancaman banjir dan longsor, Mahasiswa dari Universitas Jember yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian  berbondong bondong melakukan aksi tanam bibit mahoni di kawasan lereng Argopuro.

Mereka menanam ribuan bibit mahoni dengan harapan agar kawasan kritis itu kembali normal dan menjadi hutan tanaman industri yang produktif.

“kami berharap setelah penanaman bibit mahoni ini, kawasan yang semula kritis dapat kembali hijau dan dapat dijadikan edukasi bagi masyarakat betapa pentingnya menjaga hutan kita,” papar Deni Agung, Ketua Himpunan Mahasista Jurusan Teknik Pertanian UNEJ ini.

Untuk menjangkau kawasan lereng Argopuro, para mahasiswa menggunakan sepeda motor berikut sesekali berjalan kaki dengan jarak tempuh kurang lebih 25 kilometer dari kota Kecamatan. Mahasiswa ini juga menggandeng Perhutani Jember untuk menentukan kawasan lahan kritis berikut pengadaan bibit mahoninya.

Sementara itu Faizal, waka selatan Perhutani Jember,  membenarkan jika terdapat setidaknya dua ribu hektar lebih lahan kritis di Jember pada tahun 2018 ini, dan untuk meminimalisir lahan kritis itu Perhutani bersama Mahasiswa UNEJ saling bahu membahu untuk melakukan Reboisasi di kawasan tersebut.

“ di harapkan dengan reboisasi masal ini, lahan kritis di Jember semakin berkurang dan menjadi hutan tanaman industri yang aman dari bahaya longsor berikut banjir,” tutur Faizal. (bbg).

Tinggalkan Komentar