Beranda Kabar Desa Program Pasimas Harus Segera Direalisasikan

Program Pasimas Harus Segera Direalisasikan

0

LUMAJANG – Kebutuhan air di Desa Mlawang dan Tegalciut, Kecamatan Klakah yang minim, sangat memprihatinkan, bertahun-tahun kedua desa tersebut melaporkan akan minimnya air, karena air PDAM tidak keluar selama bertahun tahun, sehingga masalah air ini tidak tertuntaskan sampai hari ini.

Padahal, air menjadi kebutuhan yang paling utama dalam kehidupan ini. Seperti yang terjadi di dua desa dikecamatan klakah yang minim pasokan air.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, yang akrab disapa Cak Thoriq, beberapa Waktu lalu mendatangi langsung ke kedua desa tersebut, dan didesa mlawang, Cak Thoriq menemukan beberapa temuan, yaitu adanya beberapa sumur bor yang telah dikelola Program PAMSIMAS, namun belum sepenuhnya sampai ke beberapa rumah, karena untuk menyambungkan pipa air bila melintas rel kereta api, harus ijin ke kantor pusat PT. KAI di Bandung.

Yang kedua, keluhan warga pelanggan PDAM yang selalu bayar antara 20 ribu hingga 30 ribu setiap bulan, tetapi sudah beberapa tahun air tidak keluar.

“Tentu, ini sangat merugikan pelanggan PDAM, dan saya minta PDAM untuk segera memberikan akses pipa saluran air untuk bisa digunakan program PAMSIMAS, sekaligus menghibahkan pipa air kepada masyarakat, supaya masyarakat Mlawang yang telah memiliki saluran pipa air bisa difungsikan dengan saluran air dari sumur bor yang telah ada,” ungkap Cak Thoriq.

Saat Bupati mengunjungi Desa Tegalciut, kondisinya hampir sama, yaitu sumber air yang masih sangat terbatas dan saluran pipa PDAM yang jarang mengalir, tetapi masyarakat tetap terbebani pembayaran abonemen PDAM tiap bulan.

“Namun, di Desa Tegalciut ada beberapa sumur bor dan sumur masyarakat,yang menemukan sumber air, walaupun dengan kedalaman hingga 20 sampai 25 meter lebih,” tambahnya.

Cak Thoriq meminta kepada Kepala Desa Tegalciut bersama Dinas Permukiman dan Perumahan, untuk melakukan perencanaan program PAMSIMAS di tahun anggaran 2021, dengan potensi pengelolaan sumur bor yang ada, sekaligus jaringan saluran air, yang menggunakan pipa PDAM yang telah tersedia.

Menurutnya, Tahun 2020, pemenuhan saluran air dengan program PAMSIMAS di beberapa desa di Kecamatan Klakah dan Ranuyoso telah teralokasi sekitar 4.07 milyar.

“Tentu, secara bertahap persoalan air di beberapa desa di Kecamatan Klakah dan Ranuyoso bisa segera tertuntaskan, yang penting sabar, Insya Allah semua desa akan tercukupi air bersihnya, ” pungkasnya. (adv)

Fofo : Bupati saat mengecek saluran air milik warga

afu/tik

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here