Beranda Kabar Desa Kabar Tani Petani Banyuwangi Banyak Tanam Beras Merah

Petani Banyuwangi Banyak Tanam Beras Merah

0

Banyuwangi – Ketekunan petani warga Dusun Mantren,  Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, bernama Abdul ini berbuah manis. Keyakinannya untuk membudidayakan beras merah secara organik sejak akhir tahun lalu kini membuatnya mengerti berbagai macam teknik termasuk juga dalam cara pembibitan.

“Banyak keuntungan dari budidaya beras merah organik. Selain harga terbilang tinggi, pasarnya juga terus bertambah, kemarin saya menanam kurang lebih sekitar ha 0,5 untuk masa percobaan dan masih saya pelajari juga terkait kualitas beras dengan jumlah hasil panenannya. Sabtu (15/02/2020).

Seperti yang diketahui, jumlah pengkonsumsian produk organik setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Kesadaran untuk mengonsumsi produk makanan bebas zat kimia dari hulunya,  telah menjadi trend di kalangan masyarakat saat ini.

Hal tersebut berdampak kepada nilai jual produk organik seperti beras merah yang dibudidayakan Abdul secara organik yang lebih mahal dibandingkan beras anorganik.

Di sisi petani,  pola budidaya beras merah organik yang juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan ini, juga lebih menguntungkan. “Khusus untuk di Banyuwangi sendiri sebenarnya sudah mulai banyak yang menanam beras merah ini, apalagi di daerah lereng gunung seperti di songgon, turus, itu juga termasuk besar dari skala penanamannya.” Ujar Abdul.

Secara umum,  beras merah organik memiliki cukup banyak kandungan yang  sama dengan beras lainnya. Namun, menurut Abdul, ada beberapa kandungan kadar yang membedakannya dari jenis beras pada umumnya. Kandungan beras merah organik diantaranya seperti serat, vitamin B dan vitamin lainnya dan beras merah organik juga memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan jenis beras lainnya.

Dari beberapa literatur,  beras merah organik ternyata juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan seperti saraf, mencegah masalah kardiovaskuler (mengatasi penyumbatan pada pembuluh arteri dan tekanan darah tinggi) juga berbagai macam penyakit degeneratif. Antara lain diabetes melitus, hipertensi,  asma dan liver. (Mef)

- Advertisment -

Tinggalkan Komentar