Beranda Kabar Wisata Traveling Pesona Teluk Hijau Dengan Ombak Yang Tenang Dan Pasir Yang Lembut

Pesona Teluk Hijau Dengan Ombak Yang Tenang Dan Pasir Yang Lembut

0
DCIM100MEDIADJI_0187.JPG

Banyuwangi Bagian selatan Banyuwangi menyimpan sederetan pantai molek yang setia menunggu kedatangan siapa saja yang kaya rasa kagum. Wisata alam pantai telah menjadi magnet kuat dan memberi sumbangsih besar dalam mempertegas pesona Bumi Blambangan ini. Cobalah ke Taman Nasional Meru Betiri, fokuslah ke Pantai Teluk Hijau. Niscaya setidaknya 3 wajah keindahan akan memanjakan Anda. TN. Meru Betiri bisa dikunjungi di Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Teluk Hijau adalah pantai feminim yang menghadirkan komposisi alam dengan didominasi warna hijau. Tidak terkecuali warna pantainya. Pantai dengan perairan dangkal ini kaya akan alga. Sehingga memantulkan kehijauan dipermukaan airnya. Sementara itu, ombak mengalun cukup tenang dengan setia menyapa hamparan pasir putihnya. Pasir pantainya lebih lembut daripada pasir-pasir pantai lain. Rimbunnya kehijauan hutan yang menyelimuti bebukitan karang juga turut menyempurnakan keeksotikan pantai ini.

Bahkan tidak hanya itu, Pantai Teluk Hijau juga termasuk keberadaan air terjun kecil berdebit air sedang. Mengingat keindahan air terjun lebih diwakili oleh debit airnya, maka di musim penghujan air terjun ini semakin menampakkan pesonanya. Selebihnya, pantai ini juga bersebelahan dengan Teluk Damai yang hampir tak berpasir. Namun penuh batuan malika dan memiliki gelombang ombak yang kontras dengan apa yang disajikan di Pantai Teluk Hijau.

Pantai Teluk Hijau dikatakan sebagai salah satu surga tersembunyi di Kabupaten Banyuwangi Maka dari itu persiapkan diri sebaik-baiknya untuk bermanja di setiap bagiannya. Awali kedatangan dengan merasakan benar kelembutan pasirnya. Mendekatlah dan biarkan kesantunan alunan ombak menyapa dan membasahi ujung jari kaki Anda. Jelajahi dan kagumi setiap sudut pantainya. Karena bebukitan karang yang berselimut hijaunya rimbun tetumbuhan itu menunggu Anda menghayatinya.

Sesekali fahamilah, bebatuan besar kecil yang berserakan itu juga ada. Meski tak beraturan, batu-batu turut mengukuhkan keeksotikan. Santunlah, sesantun nuansa ketenangan alam. Lebarkan petualangan ke sisi timur, datangilah air terjun yang konon menjadi tempat mandi para bidadari itu. Boleh juga mencoba menelusuri sejarah mistisnya Tentang pelangi yang menggantung di Teluk Rajegwesi selama beberapa hari yang katanya bermula dari air terjun ini. Masyarakat punya cerita perihal keberadaan sesosok perempuan yang tengah mandi bersamaan dengan kedatangan pelangi. ( blogkulo )

Tinggalkan Komentar