Beranda Kabar Wisata Kuliner ‘Nugget Emas’ dari Perairan Peru

‘Nugget Emas’ dari Perairan Peru

0
Foto @Istockphoto/Mphillips007

Media9.co.id — Daging berwarna putih, kenyal, dan segar bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai makanan pengenyang perut yang lezat dan mahal. Bagi para koki, makanan laut, scallop dianggap sebagai bahan baku istimewa.

Bagi nelayan Peru, scallop dianggap sebagai nugget emas yang berharga mahal di dapur Eropa dan Amerika Utara.

Nelayan ini hanya perlu menyelam beberapa meter di Teluk Sechura, di lepas pantai barat laut Peru Pasifik dekat Ekuador. Kawasan ini adalah sumber dari 80 persen dari ekspor makanan laut Peru ke Prancis, Spanyol, Amerika Serikat, dan Kanada.

Untuk memanen salah satu jenis kerang hermafrodit ini, penyelam harus bergantung pada selang terjun sepanjang 3-5 meter. Mereka memanen scallop dalam jaring yang kemudian diangkut ke permukaan. Produksi scallop ini telah mengubah Peru menjadi negara adidaya kuliner.

Untuk memanen scallop, butuh setidaknya sembilan bulan. Dalam kurun waktu tersebut, scallop sudah bisa dijual dengan harga US$6-11 per kilogramnya. 

Perhimpunan Industri Nasional mengatakan bahwa ekspor scallop menghasilkan US$56,1 miliar antara Januari sampai November. Pendapatan ini didapat dari ekspor 4.557 ton kerang. 

Keuntungannya yang cukup besar dari ekspor ini memang terlihat menggiurkan. Padahal scallop si nugget emas ini termasuk industri baru di Peru dan baru baru dimulai 15 tahun lalu. CNN/chs

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here