Beranda Kabar Terkini Mitra Nusa Optimis, Bisa Dongkrak Perekonomian Pelaku UMKM

Mitra Nusa Optimis, Bisa Dongkrak Perekonomian Pelaku UMKM

0

LUMAJANG – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di Kabupaten Lumajang, dan itu harus diimbangi dengan semangat optimitisme. Demikian ini kata Koordinator Komunitas UMKM Mitra Nusa, Achmad Fuad Afdlol.

Oleh sebab itu, dirinya mendorong keterlibatan peran serta semua elemen strategis untuk mendongkrak kebangkitan UMKM di Kabupaten Lumajang ini. Fuad mengatakan, jika pemulihan ekonomi di masa pandemi ini harus mengikutsertakan peran UMKM secara lebih dominan.

“Ini sudah terbukti menjadi penggerak utama perekonomian di Kabupaten Lumajang, terlebih lagi, kontribusi UMKM dibuktikan dengan maraknya pelaku UMKM yang masih bertahan selama masa pandemi ini,” katanya kepada media ini.

Disini, kata Fuad, pihaknya telah menyiapkan wadah atau komunitas untuk membantu memasarkan produk-produk milik UMKM Kabupaten Lumajang yang ingin mengembangkan usahanya melalui Mitra Nusa ini.

“Alhamdulillah, kami sudah di support oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lumajang dan dipercaya untuk mengelola Galeri Pusat Oleh-Oleh di area Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, selatan terminal Minak Koncar, Lumajang,” jelasnya.

Kedepannya, diungkapkan Fuad, akan mencarikan dukungan dari dinas atau instansi lainnya yang nantinya bermanfaat dan berguna bagi seluruh anggota Komunitas UMKM Mitra Nusa ini.

“Saat ini, kami masih beranggotakan 20 UMKM, selanjutnya kami akan melakukan penguatan kelembagaan dan fasilitasi pemasaran produk. Bantuan permodalan juga sangat dibutuhkan oleh masing-masing UMKM, dan itu bervariasi kebutuhannya sesuai dengan produk yang dikelola,” tambahnya.

Selain itu, Komunitas UMKM Mitra Nusa ini, kata Fuad juga memiliki banyak program pendampingan terhadap pelaku UMKM, yang mana nantinya akan menyokong pemberdayaan BUMDes.

“Didalam Komunitas UMKM Mitra Nusa ini, standarisasi produk UMKM diutamakan. Seperti perizizn harus lengkap, packaging, kualitas produk bagus,” imbuhnya.

Kenapa profil UMKM itu harus lengkap 100 persen? Sebab, menurut Fuad, usaha UMKM itu harus terverifikasi sebagai anggota UMKM Indonesia di Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) RI.

“Dengan melengkapi profil, usaha kita akan mendapat sertifikat dari Kemenkop UKM RI. Jika di Kabupaten Lumajang ada jutaan pelaku UMKM yang bergabung baik mikro hingga makro, maka peluang kerjasama lebih terbuka lebar, selain itu jika profile UMKM itu lengkap, juga akan menarik minat investor untuk bekerja sama,” pungkasnya.

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here