Beranda Kabar Usaha Inspirasi Meraup Rupiah Dari Bunga Krisan

Meraup Rupiah Dari Bunga Krisan

0

Jember – Musim hujan menjadi berkah bagi pembudidaya bunga krisan di lereng Gunung Argopuro Jember, karena saat musim hujan  bunga cepat bermekaran ketimbang  di musim kemarau.

Soni adalah salah satu pembudidaya bunga krisan di kawasan lereng Gunung Argopuro tepatnya di wilayah  kecamatan Arjasa Jember.

Soni mengaku saat ini bunga krisan bermekaran, dan itu artinya bisnis bunga krisannya bakal menggembirakan, karena terus menerima asupan air hujan, sehingga saat ini Soni makin jarang menyiram bunga krisannya ketimbang saat musim kemarau.

Meski pertumbuhan bunga krisan tidak tergantung musim, namun pada musim penghujan ini lebih kecil asupan airnya, sehingga sangat efisien dalam  hal penyiraman.

Saat musim kemarau biasanya bunga krisan dapat di panen pada umur tiga bulan. Namun saat ini, belum sampai tiga  bulan, bunga krisan sudah dapat di panen karena mendapat asupan air cukup. “ dalam satu musim bunga krisan yang saya bidudayakan ini  mampu dipanen  hingga 4000 tangkai, satu tangkai di jual  dengan harga 1500 rupiah,” tutur Soni.

Selain di pasarkan di Jember, bunga krisan yang di budidyakan Soni  juga banyak di pesan oleh pembeli dari kota Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi dan Bali. Bunga krisan selain untuk aksesoris pengantin, juga digunakan sebagai bunga untuk ucapan belasungkawa.

Dataran tinggi sangat cocok untuk budidaya bunga krisan, karena suhu udaranya tidak terlalu panas sehingga pas untuk pertumbuhan bunga. (bbg)

Tinggalkan Komentar