Beranda Kabar Usaha Inspirasi Memulai Dan Mengelola Usaha Yang Menguntungkan

Memulai Dan Mengelola Usaha Yang Menguntungkan

0

Jember, – Ada banyak buku dan artikel yang menulis tentang kewirausahaan dan pelaku usaha sukses. Namun, banyak pembaca yang tidak puas dan tidak menemukan rahasia dibalik keberhasilan penguasa sukses tersebut. Bahkan, banyak yang merasa bahwa kisah sukses yang di hadirkan tidak membuat mereka juga sukses. Lantas, apa yang membuat pengusaha sukses tersebut mereka tergerak? Apa rahasia keberhasilan mereka? Apa yang bisa dimulai? Bagaimana mereka melakukannya? Apakah mereka berada di tempat yang tepat? Apakah mereka hanya beruntung? Atau mereka mempunyai keahlian khusus? Atau apakah mereka memiliki seseorang yang tepat? Berikut adalah beberapa alasannya:

MEREKA SEMUA BERASAL DARI SESEORANG YANG SANGAT RENDAH HATI
Anda akan merasa takjub, ketika menyadari bahwa seseorang yang melakukan perjalanan panjang dalam kewirausahaan, memulai segalanya dengan kerendahan hati. Contohnya adalah Mr Wung, seorang guru yang memulai gerai es krim dibawah eskalator di sebuah mall pada 1979. Dia tumbuh dari satu toko. Lain lagi Mr Chiang yang menciptakan Bonia dan memulai bisnisnya pada 1974, ia pun memulai usahanya dengan kerendahan hati. Jimmy Choo pergi ke inggris pada usia 15 tahun dan magang di sebuah toko sepatu. Tak satupun dari mereka yang berpendidikan tinggi atau berasal dari latar belakang pengusaha sukses. Saya cenderung percaya bahwa kesamaan latar belakang ini menciptakan kerendahan hati dan lebih penting adalah rasa lapar untuk sukses.

MEREKA MEMILIKI VISI DAN AKHIRNYA MEMBANGUN MEREK
Mereka melihat berbagai hal sebelum orang lain. Steve Jobs berbagi wawasan ketika berbicara tentang kemampuan Apple untuk menjadi pemain terdepan dan menghubungkan dengan permainan ski es. Steve mengatakan, “Ada sebuah kutipan dari Wayne Gretzky yang saya suka, “saya meluncur ketempat dimana bola itu meluncur, bukan ke tempat dimana bola itu berada. Dan kami selalu berusaha untuk melakukan itu di Apple. Sejak awal dan selalu melakukannya”.

Mr Chiang juga melihat, ketika ia mulai menumbuhkan merek Bonia dari sebuah jalan, kemudian menjadikannya Bonia Group  yang kini memiliki jaringan lebih dari 700 gerai dan 70 butiknya di seluruh dunia termasuk di berbagai Negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Cina, Thailand, Vietnam, Indonesia, Brunei, Arab Saudi, Oman dan Suriah. Omset penjualan tahunannya saat ini lebih dari RM360 juta. Semuanya dimulai dengan visi dan pandangan untuk membangun merek global.

MEREKA SANGAT BERGAIRAH AKAN BISNISNYA
Saat saya berinteraksi dengan mereka, ditemukan sebuah realitas bahwa bukan uang atau keuntungan yang mendorong mereka untuk membangun keberhasilannya. Mereka hanya memiliki semangat tentang bisnis atau produk. Uang dan laba hanyalah imbalan atas upaya mereka. Cobalah anda mendengar tentang Jimmy Choo saat berbicara tentang sepatu atau Michael ketika berbagi tentang timnya tentang misi perusahaan mereka. Anda bisa merasakan gairah mereka dan betapa fokusnya mereka. Kebanyakan dari mereka sangat bergairah dengan bisnisnya; misalnya Mr Wung yang bekerja di toko Gula Buns sebagai salah satu staf yang melayani dan berhubungan dengan garis terdepan. Ketika Anda mendengarkan pembicaraan Jimmy Choo tentang bagaimana dia memulai bisnisnya dan bagaimana ia menciptakan sepatu yang di jualnya, Anda bisa merasakan gairahnya.

MEREKA PERCAYA UNTUK MEMBANGUN ORANG DAN MELIHAT POTENSI DALAM DIRI ORANG LAIN
Semua pengusaha membangun tim. Khususnya Mr Wung dan Michael yang percaya perusahaannya bisa menjadi tempat pengembangan masyarakat. Mereka memiliki keinginan yang besar untuk membangun orang-orang dan melihat potensi dalam tim mereka. Mereka akan dengan bangga berbicara tentang orang-orangnya, dan memiliki minat yang tulus. Saya baru bertemu dengan Beverly Kaye, penulis buku terlaris berjudul “Love ’em or Lose ’em- Getting good people to stay”. Judul besar dalam buku ini sangat luar biasa, namun pertanyaannya, apakah sesuai dengan lingkungan yang terjadi hari ini. Saya masih terganggu oleh kata-kata “Self made millionaire” atau menciptakan kekayaan sendiri. Hampir setiap orang sukses yang saya tahu, bekerja dengan orang lain dan hampir tidak pernah ‘membuatnya’ sendiri.

MEREKA MEMILI IMPIAN BESAR DAN MENETAPKAN STANDAR YANG SANGAT TINGGI
Michael menetapkan harapan yang sangat tinggi untuk timnya, begitu juga Mr Wung. Tetapi mereka melakukannya untuk menunjukkan kepada tim mereka bahwa hal itu mungkin. Mr Chiang menciptakan Bonia menjadi merek global sejak hari pertama membangun bisnisnya, kemudian mendorong timnya dengan mimpi yang besar. Mereka menetapkan standar yang tinggi dan tidak berkompromi pada standar atau kualitas biasa-biasa saja. Mereka sangat keras untuk meraih tujuannya, dan tidak semua anggota tim mereka bisa bertahan.

MEREKA TETAP RENDAH HATI DAN MEMINTA BANTUAN SAAT MEMBUTUHKAN
Mereka tetap rendah hati walau mereka sudah berhasil. Kesederhanaan dan ketenangannya bertentangan dengan karakter yang lebih besar dari kehidupan pengusaha Donald Trump. Mereka mendengarkan, bersedia untuk belajar, dan bersedia untuk meminta bantuan. Michael sangat gemar membaca meskipun jadwalnya sangat sibuk. Orang-orang seperti ini adalah seseorang yang selalu terus belajar. Saya juga berterimakasaih kepada mereka atas inspirasi dan pencerahannya.(sme)

Tinggalkan Komentar