Beranda El John Martinus Johnnie Sugiarto Ajak Para Finalis P3N 2021 Untuk Mengedepankan Attitude

Martinus Johnnie Sugiarto Ajak Para Finalis P3N 2021 Untuk Mengedepankan Attitude

0

Para finalis Putra Putri Pariwisata Nusantara 2021 diminta dapat mengedepankan attitude dalam setiap pergaulan maupun saat menjalankan aktivitas. Hal ini disampaikan Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto saat memberikan pembekalan pada karantina virtual batch 4, yang ditayangkan langsung EL JOHN TV. Materi pembekalan ini diberi judul “Kecerdasan Anda Bukan Apa-apa Jika Tanpa Sikap Yang Baik”

Tokoh Pariwisata Nasional ini, mengatakan, sehebat apapun orang jika tidak memiliki attitude,  tidak akan berharga di mata seseorang, bahkan akan hubungan pun jadi semakin renggang dan hasil yang diharapkan akan terbuang percuma. Karena itu, attitude harus di nomor satukan, jika ingin hubungan tetap terjalin erat, baik hubungan pertemanan maupun karir.

“Semua akan tidak berguna, ilmu mu yang hebat, pengetahuan yang hebat tapi attitude yang jelek maka semuanya akan hilang begitu saja dan menjadi tidak berharga. Yang tidak berharga bukan ilmunya tetapi orangnya. Orang tidak akan mau bergaul dengan kita karena attitude kita jelek. Orang tidak akan mau berada di tengah-tengah kita. Kalau ada event, orang tidak mau ngajak kita, mereka tidak mau kita hadir di sana, karena apa, karena attitude yang jelek.” kata Johnnie.

Johnnie menerangkan bahwa para finalis sudah menjadi orang hebat,  karena telah mau ikut di kontes paling bergengsi di Indonesia ini, pasalnya dengan ikut di kontes ini, para finalis sudah memiliki keinginan untuk belajar. Namun, hal itu akan pudar jika tidak disertai attitude yang baik.

“Jadi ingat baik-baik, kalian semuanya adalah pemuda-pemudi yang hebat, karena apa hebat, karena anda sudah mau mengikuti ajang Putra Putri Pariwisata Nusantara, artinya anda sudah punya kemauan untuk belajar, anda sudah menjadi orang-orang hebat, tapi ingat sehebat apa pun akan menjadi tidak bernilai apabila tidak dibarengi attitude yang baik,” ujar CEO EL JOHN Media ini.

Johnnie menjelaskan, ada dua quote dari seorang pakar dunia yang meletakan attitude segalanya. Quote pertama datang dari Martin Luther King, Jr yang mengatakan “fungsi pendidikan adalah mengajar seseorang untuk berpikir intensif  dan berpikir kritis. Kecerdasan plus karakter, itu tujuan pendidikan sejati”.

Kemudian quote yang kedua diambil dari pernyataan Brian Tracy yang menyebut “anda tidak dapat mengontrol apa yang terjadi pada anda tetapi anda dapat mengontrol sikap terhadap apa yang terjadi sama anda dan dalam hal itu, anda akan menguasai perubahan daripada membiarkan menguasai diri anda”.

“Intinya, kuncinya dari setiap manusia  ada berada di dalam ranah attitude. Jadi pada saat and tidak bisa mengendalikan, tidak bisa mengendalikan emosi anda, tidak bisa mengendalikan ego anda, banyak orang hidupnya hancur karena egonya terlalu tinggi, pada saat dia mau menunjukan kehebatannya, egonya jadi tinggi. Dia menunjukan egonya itu menjadi ilmunya sehebat apapun tidak ada yang menjadi hebat,” ungkap Johnnie.

Menurut Johnnie, apa yang diperbuat seseorang itu lahirnya dari otak, berlanjut ke mulut dan berakhir di sikap. Jika dalam pikiran seseorang sudah tidak benar maka mulut  akan mengikut serta sikap yang keluarkan pun  bukan sikap yang baik. Karena itu penting, untuk mencerna dengan otak apa yang ingin kita ucapkan dan sikapi.

“Jadi dari otak kita dulu nih yang positif . Kedua,  jaga mulut kita agar keluar kata-kata yang positif. Nah yang ketiga, prilaku kita harus positif. Jadi jangan antara otak yang dipikir, dengan keluar dari mulut itu berbeda, apalagi dengan perbuatan berbeda lagi, jadinya tidak sinkron,” tuturnya.

Pada kesempatan juga dilakukan sesi tanya jawab,  salah satu finalis yang bertanya kepada Founder Yayasan EL JOHN Indonesia adalah finalis Putri dari Aceh yakni Syarifah Hudiah Arsali. Kepada Founder Yayasan EL JOHN Indonesia, Syarifah menanyakan bagaimana attitude seseorang saat memberikan kritik kepada lawan bicaranya.

Menjawab pertanyaan itu, Johnnie menjawab memberikan kritik kepada seseorang harus dengan Bahasa yang bijak dan baik, sehingga orang yang dikritik tidak akan tersinggung.

“Untuk menyampaikan kritik, tidak harus datang dengan tolak pinggang, dengan marah-marah dengan maki-maki, dengan tunjuk hidung, itu tidak perlu seperti itu. Banyak cara kita mengkritik orang dengan sopan, dengan Bahasa-bahasa baik, dibungkus dalam kalimat-kalimat yang bijak. Kenapa, pada intinya siapapun yang dikritik pasti ada rasa ketidaksukaan.” terang Johnnie.

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here