Beranda Kabar Wisata Julia Vika Silooy Rancang Program Promosikan Kuliner dan Ambon Sebagai Kota Musik

Julia Vika Silooy Rancang Program Promosikan Kuliner dan Ambon Sebagai Kota Musik

0

Media9.co.id – Terpilih sebagai Miss Culinary Tourism Indonesia 2020 (1st Runner up Putri Pariwisata Indonesia 2020), membuat Julia Vika Gerliane Silooy merancang sejumlah program untuk memperkenalkan kuliner khas Kota Ambon, Provinsi Maluku. Program yang dibuat di antaranya, Julia akan mengajak generasi muda untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana mempromosikan makanan tradisional Ambon.

Menurut Julia, generasi muda begitu penting  menjadi bagian  dalam mempromosikan kearifan lokal,  karena generasi muda memiliki kepahaman tinggi tentang media sosial. Selain itu media sosial juga memiliki jangkauan yang begitu luas untuk menyasar penggunanya.

“Generasi  muda itu  sangat aktif di sosial media, apalagi di tengah pandemi, durasi memanfaatkan sosial media lebih tinggi. Jadi ini peluang untuk  turut mempromosikan makanan atau minuman yang khas dari Ambon,” kata Julia saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News, beberapa waktu lalu di Ambon.

Julia sendiri, telah merencanakan untuk membuat vlog bersama komunitas untuk mempromosikan makanan khas Ambon. Yang menarikan, vlog ini akan dibuat di destinasi yang ada di Kota Ambon. Sehingga promosikan yang dilakukan lebih lengkap yakni kuliner dan destinasinya.

“Dia bersedia juga bekerjasama membuat  vlog untuk kita kuliner bareng sambil dibarengi dengan kegiatan-kegiatan lain, misalnya kaya adventure alam, menikmati wisata alam. Jadi ada multiplayer efeknya, jadi bukan hanya soal kuliner doank jadi di situ juga kita secara tidak langsung mempromosikan pariwisata,” ujar dokter muda cantik ini.

Julia juga akan terus mengajak  generasi muda di Ambon untuk menggemari masakan-masakah khas Kota Ambon. Hal itu dilakukan agar generasi muda memiliki rasa cinta dengan makanan daerahnya sendiri,  sehingga ada keinginan untuk melestarikan serta memperkenalkannya.

Untuk memperkuat promosi kuliner, Julia akan menggandeng Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon. Julia mengaku tanpa bantuan Pemerintah, promosi kurang optimal, karena itu butuh bantuan pemerintah agar promosi  tepat sasaran. Julia pun yakin apa yang dilakukannya ini, memiliki tujuan yang sama dengan program-program yang dicanangkan Pemerintah.

“Niat kita baik dan kita memiliki potensi yang baik pastinya pemerintah akan memberikan fasilitas yang baik juga untuk kita generasi muda yang tujuannya untuk mengembangkan kota Ambon. Yang penting kita punya tujuan yang baik. Pemerintah melihat itu, potensinya baik pasti akan difasilitasi,” terang Julia

Kerjasama dengan pemerintah ini merupakan program panjang yang ditancapkan Julia meski nanti masa tugasnya sebagai Miss culinary tourism Indonesia 2020  telah usai.

“Saya akan menjalin networking yang ada untuk bisa bekerjasama dengan Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk turut mendukung promosi kuliner provinsi Maluku dan Ambon dan ini merupakan program jangka panjang saya,” tutur wanita yang piawai bermain musik dan menyanyi ini.

Bukan hanya kuliner, lahir sebagai orang Ambon, Julia merasa terpanggil untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa Ambon adalah Kota Musik. Hal ini dilakukan agar gelar Ambon sebagai Kota Musik yang diberikan UNESCO tidak pudar.

Julia menilai memperkenalkan lebih kuat lagi  Ambon sebagai kota musik sudah menjadi kewajiban masyarakat,  karena musik sudah  menjadi DNA masyarakat Ambon sehingga  ada keinginan kuat untuk mempromosikan Kota Ambon sebagai Kota Musik.

“Masyarakat kota Ambon sendiri terlahir dengan DNA musik yang tinggi, otomatis hal itu bersifat sustainable, jadi tidak akan pernah putus. Jadi aka nada terus generasi penerus yang akan melestarikan Ambon City of Music. Meskipun tanpa gelar Ambon tetap memiliki ciri khas orang-orang yang mencintai dan menyukai musik karena memang seni itu ada dalam darah orang Ambon,” ungkap Julia.

Julia juga berencana untuk membuat event musik sebagai bukti bahwa Ambon tidak pernah hilang dengan kegiatan bermusik.  Event tersebut akan digelar dalam konsep virtual,  jika masih berada di tengah pandemi.

Julia berharap pandemi dapat berakhir, sehingga event musik yang dibuat akan digelar secara tatap muka dan dilangsungkannya di sebuah destinasi yang ada di Ambon, sehingga turut dapat mempromosikan sektor pariwisata Kota Ambon.

“Kalau keadaannya sudah kondusif tetapi di situ juga kita bisa menikmati destinasi wisata, di mana event musik tersebut dilangsungkan di destinasi wisata. Kemudian  di destinasi wisata itu menjual atau memberikan  kesempatan wisatawan untuk melakukan kegiatan misalnya membuat alat musik, menikmati venue seperti batik Ambon atau tenun Maluku yang disajikan,’ tutup Julia. ( www.eljohnnews.com )

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here