Beranda Kabar Wisata Genjot Perekonomian, Desa Gintangan Akan Buka Pasar Wisata Kuliner Jajangan

Genjot Perekonomian, Desa Gintangan Akan Buka Pasar Wisata Kuliner Jajangan

0

Selama dua tahun terakhir Banyuwangi memang sedang gencar mengembangkan pasar wisata kuliner di desa – desa. Karena dinilai dengan cara ini akan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. Selain bernilai ekonomi, melalui pasar wisata kuliner juga dapat lebih mengenalkan potensi yang dimiliki masing masing desa di Banyuwangi. Sehingga dapat memberikan multiplayer efek yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Banyuwangi sendiri telah memiliki banyak pasar wisata kuliner yang tersebar diberbagai pelosok daerah dengan menonjolkan masing – masing potensinya sebagai daya tarik dan pembeda. Seakan potensinya ingin juga dikenal masyarakat luas, kini Desa Gintangan juga sedang mengembangkan pasar wisata kuliner.

Lokasi pasar ini cukup strategis karena berada di Area Taman Wong Agung Wilis Desa Gintangan.

“Lokasi taman ini sudah di bangun tahun lalu, namun terbengkalai dan tak terawat. Maka dari itu, kami konsultasi dengan dinas untuk mengembangkannya menjadi destinasi baru dengan memanfaatkan landscape pedesaan yang ada” tutur Syukron Makmur, ketua Pokdarwis setempat.

Dengan lokasi yang unik, yaitu berada dipinggir sungai dengan suasana pedesaan. Menurut Plt. Kabid Ekraf dan Atraksi lokasi sangat berpotensi untuk dijadikan Pasar Wisata.

“Ini potensi yang bagus, tak hanya Disbudpar saja nantinya yang terlibat. Tapi bisa lintas SKPD. Mulai DPU Pengairan, DLH, Dinas Perikanan dan lainnya.” ujar Alimi.

Melalui survei ini alimi juga menyampaikan bahwa pasar ini telah memenuhi kriteria 3A (Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas).

“Lokasi ini sudah mememuhi kriteria 3A pengembangan destinasi, Aksesnya berada di jalan utama penghubung antar desa. Amenitas pendukung seperti mushola, toilet, amphiteater dan gazebo sudah tersedia. Dan Atraksi di dukung Wayang Bambu asli Gintangan dan berbagai seni budaya lokal lain nya” sambungnya.

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here