Beranda Kabar Usaha UMKM Gajah Oling Brand Batik Banyuwangi

Gajah Oling Brand Batik Banyuwangi

0

Banyuwangi – Bicara masalah batik, tentu tidak bisa mengabaikan keberadaan Batik Banyuwangi. Sebab dalam perjalanan sejarah Batik, Banyuwangi juga disebut sebagai salah satu daerah asal Batik di Nusantara. Karena itu, selain kesenian dan adat-tradisi, Batik juga merupakan potensi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Seiring dengan perkembangan saat ini, dunia Batik Banyuwangi terus menggeliat menunjukkan ‘kekuatannya’. Pembuatan Batik yang sebelumnya hanya berupa kegiatan rumahan, kini mulai berkembang menjadi industri. Dan sulur-sulur Batik Banyuwangi pun terus menjalar kemana-mana.

Sampai saat ini Batik Banyuwangi memiliki 22 motif khas. Beberapa diantaranya adalah motif-motif kuno yang sudah ada sejak zaman kerajaan Blambangan dahulu, diantaranya; Gajah Oling, Paras Gempal, Gundho Leleran dan Kangkung Setingkes. Menyusul kemudian, motif-motif seperti; Kopi Pecah, Gedhekan, Moto Pitik, Sembruk Cacing, Blarak Sempal dan Gringsing, mulai dikembangkan oleh para pengrajin Batik Banyuwangi.

Data Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyuwangi, saat ini tercatat ada sebanyak 25 unit usaha kerajinan Batik yang tersebar di 25 Kecamatan di Banyuwangi. Salah satunya adalah usaha Batik ‘Godho’ yang produksinya sudah menembus pasar batik Nasional.

Pengusaha Batik ‘Godho’, Firman Syauqi, mengungkapkan, geliat Batik Banyuwangi mulai terasa sejak kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Selain mendorong dan memberi kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang, Pemkab Banyuwangi melalui kegiatan Banyuwangi Festival juga telah memberi ‘ruang khusus’ bagi produk Batik lokal untuk unjuk karya dalam ajang ‘Banyuwangi Batik Festival’. “Yang menjadi tantangan paling besar bagi usaha Batik lokal adalah menghadapi Batik Printing, yaitu produk Batik pabrikan,” ungkapnya.

Namun demikian, Firman Syauqi mengaku tidak merasa khawatir dengan serbuan Batik pabrikan. “Kalau produk Batik Tulis itu kan limited edition. Jadi selalu dibuat secara khusus dengan ciri-ciri khusus yang tidak dimiliki produk Batik pabrikan. Dan hampir semua produk Batik Banyuwangi selalu menggunakan simbol ‘Gajah Oling’ sebagai brand Batik Banyuwangen,” beber pengusaha yang produk Batiknya sudah sering digunakan oleh beberapa designer busana Batik nasional ini.

Menurutnya, produk Batik ‘Godho’ sudah lama muncul diajang Nasional maupun internasional. Designer busana nasional yang sudah menggunakan produknya antara lain; Irma Lumiga (Denpasar), Mujib Affandi (Yogyakarta) dan Anita Yunj (Jakarta). (b)

- Advertisment -

Tinggalkan Komentar