Beranda Kabar Wisata Budaya DKB Gelar Diskusi Bersama Pegiat Seni dan Budayawan Banyuwangi Demi Gerakkan Kegiatan...

DKB Gelar Diskusi Bersama Pegiat Seni dan Budayawan Banyuwangi Demi Gerakkan Kegiatan Seni Di Desa

0

BANYUWANGI – Dalam rangka menggeliat para pegiat seni budaya di Banyuwangi, puluhan seniman dan budayawan Banyuwangi gelar diskusi di rumah budaya kebo-keboan (RBK) di Desa Alasmalang, Kec. Singojuruh, Banyuwangi. Minggu, (6/6/21).

Diskusi bulanan yang digelar oleh Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi ini tak hanya dihadiri oleh seniman dan budayawan saja, melainkan juga tokoh akademisi, Emy Hidayati dan pemerhati, Totok Hariyanto sekaligus sebagai narasumber.

Diskusi yang bertajuk “Menggerakkan Kegiatan Seni Budaya Di Desa” ini semakin menyenangkan ketika moderator memberikan kesempatan pada peserta untuk menanyakan persoalan apa saja yang terkait dengan seni dan budaya di Banyuwangi. Selain mengevaluasi soal regulasi dan sejarah seni budaya, pembahasan juga mengarah pada eksistensi SDM terhadap pengembangan seni dan budaya yang ada di Banyuwangi.

Menurut Hasan Basri, selaku ketua panitia sekaligus Ketua DKB, menyampaikan bahwa pelaku seni budaya di Banyuwangi harus terus berupaya terutama para pelaku seni yang ada di desa agar eksistensi seni budaya terus digali dan dilestarikan seiring kemajuan wisata di Banyuwangi. Itu sebabnya, kegiatan diskusi rutin ini digelar untuk menggerakkan kegiatan seni budaya di desa.

“Jadi kita merencanakan agar partisipasi masyarakat di desa semakin masif. Hari ini kita menghasilkan rekomendasi agar DKB segera membuat naskah sanding yang akan disampaikan kepada dinas terkait untuk melakukan pendampingan kepada desa-desa supaya segera melakukan perencanaan, pemrograman, pengawasan, dsb di dalam kegiatan seni budaya di desa,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan untuk para pelaku seni kecamatan dan kampung agar bisa bekerja sama, bersinergi, dan bergotong royong kepada seluruh pihak dan lapisan masyarakat dengan membuat perencanaan, ide, dan kreatifitas yang bisa dijadikan pengajuan kepada pemerintah desa maupun Kabupaten nantinya. Senin, (7/6/21).

(AR)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here