Beranda Kabar Lainnya Demo Mahasiswa Di Depan Pemkab Jember Ricuh

Demo Mahasiswa Di Depan Pemkab Jember Ricuh

0

Media9.co.id, Jember – Demo ratusan mahasiswa PMII  Jember di depan Kantor Pemkab Jember berjalan ricuh. Kericuhan terjadi saat mahasiswa hendak meringsek masuk menemui Bupati Jember, namaun di halau aparat kepolisian.

Satu pendemo yang kedapatan melempar air mineral terhadapa aparat di tangkap. Kericuhan makin tak terkendali, karena pengunjuk rasa meminta salah satu temannya yang di tangkap segera di lepaskan.

Pendemo juga memanjat pagar Kantor Pemkab meminta Polisi melepas temannya tersebut. Tak ingin ada keos, satu pendemo yang ditangkap itupun kemudian di lepas.

Aksipun kembali berjalan, dan pendemo mendesak  bupati untuk pro rakyat berikut turut serta memperjuangkan hajat hidup masyarakat Silo. Karena kawasan blok silo rencananya bakal di jadikan tambang emas.

Dan oleh karenanya, beberapa hari lalu tiga Warga Negara Asing turun ke Silo dengan tujuan untuk survey lapangan, namun di halau ratusan masyarakat Silo.

Karena penambangan justru barakibat buruk terhadap lingkungan terutama hutan dan air laut. Pendemo menuntut cabut Kepmen ESDM 1802 k/30/mem/2018/. Karena tak ditemui Bupati Faida, mahasiswa geram dan berpindah demo di depan Pendopo Kabupaten Jember.

“aksi ini sebagai bentuk membela masyarakat agar ambisi untuk membuka tambang emas di blok silo oleh penguasa segera di hentikan, jika tidak mahasiswa akan melakukan demo lebih besar ,”papar Veri, korlap aksi.

Sementara itu Hadi Mulyono, Asisten 1 Pemkab Jember, mengaku sejatinya Bupati Jember jelas telah menolak rencana tambang emas di blok Silo dengan telah mengirimkan surat keberatan beberapa waktu lalu kepada Gubernur dan Kementrian  ESDM ,  ini juga bukti kalau  Bupati  sebenarnya  pro rakyat.

“bupati Faida menolak keras adanya tambang di blok Silo, hal ini bukti jika Pemkab Jember juga anti tambang,”tutur Hadi. Karena tetap tak ditemui Bupati untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutannya para pendemo kemudian membubarkan diri dengan tertib. (bbg)

Tinggalkan Komentar