Beranda Kabar Terkini Demi Perlancar Usaha Pelaku UMKM, Dinkes Permudah Urus Izin PIRT

Demi Perlancar Usaha Pelaku UMKM, Dinkes Permudah Urus Izin PIRT

0
Foto : kantor Dinkes Lumajang

LUMAJANGย – Dalam upaya memperlancar pelaku usaha mikro Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang memberikan peluang untuk pengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dengan sangat mudah dan tanpa dipersulit.

Yang mana sebelumnya hal tersebut sempat dikeluhkan sejumlah pelaku usaha mikro dalam pengurusan perizinan tersebut dipersulit, akhirnya Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kabupaten Lumajang, Indah, ikut angkat bicara.

“Pengurusan perizinan PIRT sangat mudah dan tidak berbelit-belit,” kata Indah kepada awak media ini diruang kerjanya.

Namun demikian, hal tersebut kata Indah, masih memerlukan beberapa persyaratan yang mendukung untuk diterbitkannya perizinan PIRT nya nanti. Semisal persyaratan pertama yang harus dipenuhi pelaku UMKM, kata Indah yaitu fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik usaha rumahan, dan disertai pasfoto 3ร—4 pemilik usaha rumahan, sebanyak 3 lembar.

“Surat keterangan domisili usaha dari kantor camat, dan dikuti denah lokasi dan denah bangunan,” paparnya.

Selanjutnya, diterangkan Indah, pelaku tidak harus memenuhi surat keterangan puskesmas atau dokter untuk pemeriksaan kesehatan dan sanitasi. Selain itu juga surat permohonan izin produksi makanan atau minuman kepada Dinas Kesehatan.

“Data produk makanan atau minuman yang diproduksi dan harap membawa sampel hasil produksi makanan atau minuman yang diproduksi,” terangnya.

Kendala yang sering dialami dijelaskan Indah adalah terkait pembuatan label yang akan dipakai pada produk makanan minuman yang diproduksi.

“Kalau dibutuhkan mereka menyertakan hasil uji laboratorium yang disarankan oleh Dinas Kesehatan untuk mengikuti penyuluhan keamanan pangan untuk mendapatkan SPP-IRT,” jelasnya.

Sementara itu, menurut seorang pelaku usaha mikro asal Desa Pasrujambe, Sugiyono Hadi, yang bentuk produk olahan kopi ini, menyatakan kalau pengurusan PIRT itu sangat mudah tidak ada yang dipersulit.

“Produk kopi kami sudah diurus PIRT nya, tinggal membawa produknya yang berlebel, ikut penyuluhan, selesai sudah,” jelas Sugiyono.

Kedepannya, kelompok usahanya akan bermitra dengan PT Media Bergerak Nusantara dalam hal pemasaran produk kopinya.

“Tapi semua produk asli Desa Pasrujambe, dalam hal pemasaran melalui pintunya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” pungkasnya.

Sedangkan menurut Direktur PT Media Bergerak Nusantara, Jihan Olivia, pihaknya akan melakukan verifikasi produk asal Kabupaten Lumajang yang akan dimasukan dalam naungan Kelompok UMKM Mitra Nusa.

“Kami akan membantu teman UMKM lain yang belum mempunyai izin PIRT, demi patuhi aturan yang lebih baik. Kami juga berusaha untuk UMKM bisa naik kelas semua,” ujarnya.

tik/afu

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here