Beranda Kabar Wisata Kuliner Cara Unik Makan Papeda

Cara Unik Makan Papeda

0

Nasi menjadi makanan pokok dari masyarakat Indonesia sejak dahulu. Namun, di wilayah Indonesia Timur, seperti Papua, sagu lah yang menjadi makanan pokok. Di sana, sagu pun diolah sedemikian rupa hingga menjadi santapan yang enak untuk dimakan. Salah satunya adalah papeda atau bubur sagu. Teksturnya yang kenyal dan bening ini pun sekilas mirip seperti lem kanji.

Papeda dikenal lezat dan kaya gizi. Di Maluku atau Papua, masyarakat biasa menyantap papeda dengan beragam olahan ikan dan sayur. Bentuk Papeda memang tak biasa. Rupanya seperti lem, tidak heran jika pertanyaan pertama yang terpikir adalah soal cara menyantapnya. Sebab, rasanya tak mungkin menikmati papeda dengan sendok atau garpu.

Masyarakat di timur Indonesia biasa menggunakan alat unik bernama gata-gata yang berfungsi sebagai alat bantu dalam menciduk papeda. Gata-gata sekilas memiliki penampilan mirip garputala, alat untuk menyelaraskan nada, namun dengan ukuran yang lebih besar.

Maka dari itu, untuk mengonsumsinya harus dengan menggunakan sumpit dan digulung seperti layaknya menggulung benang. Papeda yang sudah digulung tadi kemudian ditaruh di atas mangkuk yang sudah diisi dengan ikan kuah kuning.

Gata-gata biasanya dibuat dari kayu sagu, namun beberapa kalangan saat ini juga membuat gata-gata dengan menggunakan bambu. Masyarakat Maluku atau Papua biasa menggunakan dua buah gata-gata untuk mengambil papeda. Keduanya diputar dengan cepat ke dalam mangkuk papeda sehingga papeda tergulung dengan sempurna.

Ingat, Anda tidak perlu mengunyah papeda lantaran teksturnya yang sangat halus. Begitu tiba di mulut, rasakan sebentar teksturnya yang unik dan langsung telan saja. (www.eljohnnews.com)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here