Beranda Kabar Usaha Bisakah Anda Untuk Tidak Menjadi Penguasa Pasar ?

Bisakah Anda Untuk Tidak Menjadi Penguasa Pasar ?

0
Market Mall - Ivanhoé Cambridge

Surabaya, – Pada 17 Agustus 1896, di istana Crystal di London, seorang wanita tua berumur 45 tahun bernama Bridget Driscoll diduga menjadi korban fatal pertama kecelakaan mobil. Ketika ia mencoba melintas di sebuah terowongan, mobil yang di kendarainnya beradu dengan mobil lain, dan ia tidak punya kesempatan untuk bereaksi cepat hingga mobilnya keluar dari jalan.

Ironisnya, mobil yang menabraknya hanya berlari 4 mil ( 6 KM ) per jam, atau tidak lebih cepat dari kecepatan pejalan kaki. Namun pada waktu itu, kejadian di pandang positif sebagai kejadian di luar kendali. Selanjutnya, pihak yang menyelidiki kejadian ini mengklaim bahwa kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Kejadian itu memang sudah lama. Namun pada pergantian abad ke-19, mobil masih di anggap sebagai sebuah alat yang bising, mainan berbahaya dari orang kaya, dan menjadi ancaman untuk menggantikan kuda dan kereta sebagai sarana transportasi utama. Pergeseran radikal dari penggunaan mobil ini muncul para visioner yang dikenal, seperti John D. Rockefeller, yang menyadari bahwa minyak tanah  dapat di gantikan dengan sumber minyak lain, yang bersih dan murah sebagai bahan bakar. Dia mendirikan Standard Oli Co di tahun 1870, dan merupakan prekursor untuk Exxon Mobil. Dan beberapa nama lain, seperti Henry Ford, yang menciptakan sesuatu yang diakui, yaitu gaya hidup modern dengan Model T pada tahun 1908.

Jadi bagaimana Anda bisa menciptakan gaya hidup yang di akui atau menciptakan gaya hidup lain di era perubahan cepat ini, terus mengembangkan – untuk mencapai sesuatu yang relevan? Anda harus  Anda harus berani menjadi pengontrol pasar, bukan berorientasi pada pasar. Hanya berorientasi pada pasar tidaklah cukup. Anda harus perlu menciptakan pasar sendiri dan menawarkan ruang yang lebih kaya dan baru untuk konsumen, dari pada mencoba untuk bereaksi terhadap lingkungan Anda yang tidak terduga dan sukar di pahami. Keberanian dan prespektif dari pengontrol pasar disimpulkan secara sempurna oleh Henry Ford. Ia mengatakan,”jika aku bertanya kepada konsumen apa yang mereka inginkan, mereka akan mengatakan kuda lebih cepat”.

Nokia adalah perusahaan yang mengendalikan pasar. Hanya sedikit orang di luar Finlandia yang menyadari bahwa Nokia hampir berumur 150 tahun, dan di masa lalau telah menghasilkan beragam produk seperti senapan , payung, sepatu bot karet, jas hujan, ban, kertas dan elektronik. Disini cukup jelas, perusahaan ini jelas belum mengidentifikasi dirinya sebagai penyedia produk tertentu, melainkan penyedia produk yang relevan. Kejadian monumental yang merubah perusahhan ini terus hidup terjadi pada 1991. Hampir hanya dalam waktu semalam, pasar terbesar Nokia tidak lagi ada ketika Uni Soviet bubar sebagai entitas ekonomi. Bayangkan apa yang akan anda lakuakan, jika anda bangun suatu pagi dan menemukan bahwa pasar terbesar Anda atau basis pelanggan Anda sudah pergi. Anda bahkan bisa mengatakan hal tersebut sebagai mimpi buruk? Atau, entah dengan cara apapun dengan cepat Anda berencana untuk merubah bisnis Anda kembali berorientasi menuju keberhasilan yang lebih besar? Jika demikian, bagaimana Anda akan melakukannya?

Sebagaimana yang terjadi, Nokia tidak hanya bertahan, tapi berkembang tidak seperti sebelumnya – semua karena visi dari perusahaan ini untuk menjadi pengendali pasar. Pada 1991, unit divisi telephone genggam diperusahaan ini cukup kecil , juga divisi perangkatnya. Namun nokia mengakui potensi unit ini sebagai dasar masa depan. Pada tahun 1994 Nokia menjual divisi industri dan mendaftar di Busan Saham New York sebagai pemasok utama dunia ponsel, menciptakan dan mengendalikan pasar baru serta mendominasinya hingga saat ini. Arti mendominasi disini adalah pasar Nokia secara ponsel global lebih besar daripada pangsa pasar tiga pesaing puncak lainnya. Hal ini menarik untuk di catat bahwa nokia tidak menemukan ponsel portabel pertama yang di kembangkan oleh Motorola pada 1973. Tetapi karena berpikir visioner, dalam waktu delapan belas tahun kemudian, untuk memberikan hidup yang lebih kaya dan relevan bagi konsumen.

Pada dasarnya, apa yang kita lihat adalah seperti sebuah industri pada steroid: Dalam waktu kurang dari dua puluh tahun komunikasai bergerak dari pengenalan pasar ( menantang kebijaksanaan konvensional untuk menelepon di lokasi yang tetap ),penerimaan pasar, kejenuhan pasar, konvergensi pasar, dan tranformasi pasar. Selama perkembangan tersebut ponsel sebagai titik konvergensi untuk berbagai industri seperti telekomunikasai, internet, televisi, musik, fotografi, berita, pasar informasi, game, perbanka, keamanan, dan navigasi. Dalam lingkungan seperti itu, siapapun tidak mampu menjadi pengendali pasar?

Tentu saja bila Anda adalah pemain dominan dalam industri ini, semua orang akan mencari Anda. Ada tanda-tandanya, contohnya adalah iphone dari Apple. Mereka menangkap momentum di kalangan pengguna smartphone – meskipun perusahaan tersebut masih memiliki pangsa 38% pangsa pasar smartphone, menurut data internasional Data Corp, Agustus, 2010. Nokia terus di tantang dan akhirnya akan berakhir. Kecuali bisa terus mendefinisikan kembali usahanya untuk tetap lebih relevan pada konsumennya. Jadi apa yang menjadi pemimpin produk Nokia selanjutnya? Tidak menjadi sebuah hal yang mengherankan, namun ada yang harus di garis bawahi. Jika ingin menjadi pendorong utama bisnis hiburan pribadi, Anda jangan hanya menjadi penyedia platform komunikasi. Nokia melihat konvergensi cepat baik konten dan platform dalam persaingan antara perusahaan dari segmen pasar yang berbeda-beda untuk membuat format produk yang paling di perlukan oleh konsumen masa depan. Secara alami semua ingin berada di garis depan tersebut atau risiko akan tertinggal dalam lautan yang usang. Murni menjadi pengendali pasar. ( sme/ Gabor George Burt )

Tinggalkan Komentar