Beranda Kabar Lainnya Belajar Sehat Dari Berbagai Tradisi Dunia

Belajar Sehat Dari Berbagai Tradisi Dunia

0

Peribahasa menyebutkan, mencegah jauh lebih murah ketimbang mengobati. Namun banyak yang malas melakukannya karena berbagai sebab. Sekarang bisa memulainya dengan meniru tradisi sehat berbagai Negara karena murah dan simple.

Menurut Dr. Oz, ahli bedah yang populer di Amerika, tiap – tiap budaya memiliki cara hidup sehat sendiri yang pantas ditiru. Ia memilih enam negara yang memiliki budaya sehat turun temurun yang cukup menonjol. Keenam Negara itu memiliki tradisi unik berkenaan dengan obat –  obatan tradisional dan sajian – sajian tertentu dalam kesehariannya seperti minuman yang menggunakan teh atau makanan yang dicampur dengan sejumlah rempah – rempah khas mereka, dan pola hidup lainnya. Negara tersebut antara lain ;

Panama
Profesor asal Havard University Norman Hollenberg, MD,Phd, melakukan penelitian terhadap suku Kuna di Kepulauan San Blas, Panama, yang memiliki tradisi minum minimal lima cangkir cokelat tanpa olah yang ternyata memiliki kesehatan yang mengagumkan. Dibanding yang tinggal di luar pulau yaitu di daratan Panama yang meminum cokelat kaya protein yang dibeli dari took – toko, penduduk pulau itu memiliki risiko terkena kanker, diabetes, stroke, dan sakit jantung 10 persen lebih rendah. Kesehatan itu mereka dapatkan dari zat flavanoid dan antioksidan yang dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung yang didapat dari coklat tanpa pengolahan lebih lanjut.

Menurut Dr. Oz, siapapun bisa mengambil manfaat seperti yang mereka dapatkan untuk kesehatan jantung dengan cara membuat adonan seperti ini. Ambil satu sendok bubuk kakao murni, campur dengan madu secukupnya lalu masukkan ke dalam susu hangat. Cara ini bisa mendapatkan flavanoid karena umumnya zat ini dibuang selama proses pengelohan kakao ( cokelat ).

Jepang
Orang – orang Jepang memiliki usia lebih panjang dibanding penduduk negara lainnya di dunia. Mungkin karena negara ini merupakan negara yang memiliki penduduk kegemukan paling sedikit di dunia. Salah satu tradisi yang mungkin membuat mereka bisa mengontrol asupan kalorinya adalah tradisi yang disebut Hara hachi Bu yang artinya makan sampai merasa 80 persen penuh. Jadi bukan makan hingga benar – benar full. Sebenarnya dengan merasa 80 persen penuh saja perut sudah benar – benar penuh tetapi otak belum mengetahuinya.

Agar bisa sampai pada titik “ merasa 80 persen penuh “,coba kunyah makanan sebanyak 20 kali sebelum menelannya. Memperlambat cara makan akan memudahkan untuk  mengenali kapan 80 persen penuh itu sudah di capai.

Rusia
Akar emas atau disebut juga akar Kutub Utara ( Rhodiola Rosea ), merupakan rempah – rempah yang hidup di dataran tinggi kawasan kutub utara wilayah Rusia. Rempah – rempah ini menjadi ramuan tradisional yang digunakan mulai untuk pengobatan infeksi hingga depresi dan gangguan system syaraf. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman itu memiliki khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan ketegangan bagi yang mengalami stress atau kelelahan.

Menurut Dr. Oz untuk mendapatkan manfaat serupa, tak perlu pergi ke pegunungan di kutub utara itu dan mendapatkan akar Rhodiola Rosea, cukup beli akar – akaran ( yang umunnya untuk obat minum atau jamu ) di took herbal dan seduh dengan teh. Setiap kali stres, minum teh itu untuk meredakan.

Belanda
Negara ini  dikenal sebagai negara sepeda. Begitu merakyatnya kendaraan ini sampai kemana pun mata memandang pasti ada orang yang mengendarai si roda dua ini. Bahkan disebut sepertiga perjalanan yang terjadi dinegeri kincir angin ini, dilakukan dengan mengunakan sepeda. Setiap warganya rata – rata mengendarai sepeda 1,5 mil per hari. Statistik tahun 2010 menyebutkan bahwa para pengendara mobil Belanda rata – rata memiliki harapan hidup baru 14 bulan lebih karena selalu mengunakan sepeda untuk menempuh perjalanan pendek mereka dalam kehidupan sehari – harinya. Tak melulu menggunakan mobil. Dan itu berarti olah raga ekstra yang tak terasa dilakukan.

Amat gampang menirunya. Luangkan waktu untuk sekali – sekali mengunakan sepeda saat pergi ke tempat kerja. Jika tak memungkinkan bisa juga dengan cara bersepeda di waktu senggang. Namun yang harus diperhatikan, setidaknya dilakukan olah raga 30 menit sekali latihan dan sekurang – kurangnya tiga kali dalam seminggu. Kegiatan ini, menurut Dr. Oz bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung, diabetes, dan penyakit kanker.

India
Makanan India memang kaya akan adonan atau kuah yang disebut kari. Kari terbuat dari kunyit dan bumbu – bumbu lain yang merupakan olahan tradisi Ayurveda selama ribuan tahun. Penelitian menyebutkan bahwa kunyit dapat membantu mencengah penyakit Alzheimer karena kandungan antioksidan dan anti-inflamasi serta bisa meningkatkan imunitas tubuh yang bisa mencegah terjadinya pemblokiran plak atau menghapus plak pada otak. Penelitian juga menemukan bahwa daerah yang memiliki tingkat Alzheimer terendah di dunia ternyata berada di India bagian utara yang konsumsi kunyitnya tinggi.

Untuk mendapatkan khasiat yang sama, kita bisa membuat kari ayam dengan takaran sayurannya yang lebih banyak. Setidaknya menu ini hadir seminggu sekali dalam daftar makanan kita.

Yunani
Suatu penelitian yang dilansir tahun 1997 menyebutkan bahwa lebih dari 23.000 orang dewasa Yunani telah mengungkapkan rahasia hidup mereka yang merupakan warisan turun – temurun, yaitu tidur siang. Dibanding mereka yang melek sepanjang hari, mereka yang menyempatkan diri tidur siang barang 30 menit setidaknya tiga kali dalam seminggu, memiliki risiko 37 persen lebih rendah dari kematian akibat  serangan jantung.

Cara mengikutinya memang gampang. Usahakana tidur siang di saat istrirahat pada jam makan siang setidaknya tiga kali dalam seminggu. Hanya saja tak setiap orang mendapatkan kesempatan ini. Dikantor – kantor atau dalam pekerjaan tertentu bahkan sangat tidak memungkinkan. Akan tetapi, kita bisa mengambil kesempatan di akhir pekan. Saat libur gunakan kesempatan untuk tidur siang beberapa saat.

Dari tradisi sehat itu, ternyata untuk mendapatkan hidup sehat tidak selalu mahal. Bahkan terkesan simpel dan ongkos yang murah. Sekarang, tinggal  bagaimana melakukannya agar hidup kita lebih sehat. ( mjlh motivasi )

 

 

 

Tinggalkan Komentar