Beranda Kabar Terkini Banyuwangi Siapkan 4 Check Point Penyekatan Mudik, Salah Satunya di Pelabuhan Ketapang

Banyuwangi Siapkan 4 Check Point Penyekatan Mudik, Salah Satunya di Pelabuhan Ketapang

0

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, menyiapkan 4 check point penyekatan larangan mudik yang mulai diberlakukan pada 6-17 Mei 2021.

Titik penyekatan mudik tersebut berada di Wilayah Utara Kecamatan Wongsorejo untuk (perbatasan Banyuwangi-Situbondo) dan Wilayah Selatan di Kecamatan Kalibaru untuk (perbatasan Banyuwangi-Jember).

Kemudian, di Pelabuhan Ketapang untuk (penyeberangan Ketapang- Gilimanuk), dan di Kecamatan Licin untuk (perbatasan Banyuwangi-Bondowoso).

Sekda Banyuwangi Mujiono mengatakan, akan dilakukan juga penjagaan pada pelabuhan tempat sandar kapal rakyat, seperti di Pantai Pancer, Pantai Boom, maupun Pantai Muncar.

“Pemkab juga melarang aktivitas pelaksanaan tahapan Pilkades pada masa peniadaan mudik,” ujarnya. Selasa (4/5/21).

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas COVID-19 yang sekaligus Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto juga turut menyampaikan, bahwa sejak 22 April, Satgas telah melakukan pengetatan perjalanan tujuan dari dan atau ke Banyuwangi.

“Jadi, mulai sekarang kalau mau masuk ke Banyuwangi harus mempunyai surat keterangan negatif COVID-19,” jelas Dandim.

Selain itu, Satgas COVID-19 juga mengimbau warga melakukan silaturahmi Idulfitri secara virtual dan membatasi pertemuan atau halal bihalal secara fisik. Hal ini untuk menekan angka penyebaran Covid-19 saat ini.

“Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri, diizinkan dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun, menjaga jarak dan membatasi jamaah sebesar 50 persen dari kapasitas tempat ibadah,” jelas Dandim.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin juga mengatakan, bahwa jajarannya sudah melakukan pemantauan sejumlah titik penyekatan.

“Kegiatan pemantauan ini sekaligus juga untuk sosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selama pemberlakuan larangan mudik, penjagaan titik penyekatan akan dilakukan 24 jam nonstop. Bagi yang kedapatan mudik, maka akan kita suruh kembali atau putar balik. (AR)

- Advertisment -

Kirim Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here