Beranda Kabar Wisata Kuliner 5 Makanan Khas Yang Unik Di Manado Yang Harus Dirasakan

5 Makanan Khas Yang Unik Di Manado Yang Harus Dirasakan

0
foto : pinterest

Manado, – Indonesia memiliki sejuta destinasi wisata yang menarik. Dari wisata budaya hingga wisata kuliner dimiliki oleh Indonesia. Bahkan setiap daerah memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing.

Salah satu daerah yang menjadi destinasi wisata adalah Manado. Alam dan budaya di sana sukses menarik minat banyak wisatawan dalam negeri hingga wisatawan asing. Namun kurang lengkap rasanya bila mengunjungi Manado tanpa sempat mencicipi berbagai makanan di sana.

Tidak perlu ragu untuk memasukan Manado sebagai destinasi wisata kuliner. Berikut ini adalah 5 kuliner yang bisa Anda coba.

Tinutan
Tinutuan adalah makanan yang dibuat dari campuran berbagai jenis sayuran hijau. Sayuran ini dimasak dengan bubur beras dan labu kuning. Masyarakat Manado sering menjadikannya sebagai menu sarapan.

Bila Anda menginap di hotel, makanan ini seakan menjadi menu makanan yang tidak akan terlewat mereka sajikan saat sarapan. Bila Anda jatuh cinta dengan makanan ini, kunjungi saja pusat kuliner tinutuan. Datangi wakeke, di sana terdapat puluhan warung makan mulai dari yang sederhana sampai mewah menawarkan menu tinutuan.

Cakalang Fufu
Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) atau tongkol putih yang diasapi (fufu) merupakan salah satu menu khas Manado. Ikan segar yang diasapi ini kemudian diolah menjadi berbagai menu. Salah satu olahan paling enak adalah cakalang fufu saus, atau diolah menjadi cakalang fufu santan.

Sajian menu ini sangat lezat disantap saat masih panas. Untuk mencarinya pun tidak sulit. Banyak warung makan di sana menyajikan cakalang fufu sebagai menu makan mereka.

Jika ingin membelinya sebagai buah tangan bagi keluarga di rumah, datangi saja pasar tradisional atau jembatan Sario. Di sana banyak penjual cakalang fufu yang siap di-packing dan dibawa pulang.

Dabu-dabu
Rasanya tidak ada yang tidak mengenal nama dabu-dabu. Berbagai rumah makan Manado di kota besar pun seringkali menggunakan nama dabu-dabu sebagai bagian dari nama rumah makan mereka.

Banyak orang Manado gemar mengonsumsi makanan pedas, oleh karena itu dabu-dabu menjadi olahan makanan yang sangat mudah ditemui di sana.

Berbeda dengan sambal di daerah lain, dabu-dabu Manado sangat pedas. Beberapa macam dabu-dabu seperti dabu-dabu bakar, dabu-dabu iris, dabu-dabu lemong, dan dabu-dabu lilang mudah dijumpai di rumah makan yang menyajikan ikan bakar.

Sambal Roa
Nah, sambal ini menjadi sambal primadona di banyak tempat. Tidak hanya di Manado. Rasanya sangat khas karena dibuat dari cabe yang dicampur dengan ikan roa (sejenis ikan terbang) yang sebelumnya diasap hingga kering.

Adonan dicampur dengan cabe rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, garam serta gula. Kemudian seluruh campuran ini ditumis. Sambal roa sangat cocok menjadi pelengkap kala menyantap tinutuan. Jangan heran jika sambal roa harganya lumayan mahal.

Woku Blanga
Ini merupakan salah satu cara orang Manado mengolah ikan. Woku blanga yang sebenarnya dimasak di dalam belanga yang terbuat dari tanah liat.

Woku merupakan campuran bumbu daun jeruk, daun pandan, daun kunyit, daun serai, kemangi, dan bumbu-bumbu lainnya. Bau woku blanga juga sangat khas.

Beberapa jenis hewan yang biasa diolah menjadi masakan woku blanga adalah ikan kerapu, ikan nila, ikan mas, kepiting, dan udang. Anda bisa menjumpai woku blanga di berbagai restoran khas Minahasa dan warung-warung makan tradisional. (nationalgeographic.grid.id )

 

Tinggalkan Komentar